Jumat, 17 Juni 2011

Ku serahkan semua Hanya-PADAMU

Perasaanku gundah gulana
rasanya teriris bagai pedang yang membusung didadaku...
rasa tegar yang sementara saja ku alami
kembali meredup bagai angin yang melewati

aku tak bisa tuk ungkapan perasaan hati
yang begitu mencintainya
tapi ku tak boleh memaksa...karena cintanya hanya untuk dia
mungkin ini yang terbaik buatnya
sekian lama dia mencari tambatan hati
kukira diriku yang tertera...ternyata orang lain yang terpilih

aku merasa tak berdaya
Rasa pura-puraku sudah tak bisa ditutupi lagi
ingin dia dapatkan yang terbaik
tapi tetap saja hati tak pernah rela
sungguh Allah aku ingin berpaling mengingatnya

bahkan aku pergi sekian lama hanya tuk dia bahagia
tapi aku tetap tak bisa tegar...tuhan tolong hambamu ini
di beri ketabahan yang memuncak
hingga sampai dasarnya hanya Mencintai-MU...bukan cinta pada manusia
yang hanya sesaat dan tak pernah abadi.

Aku bersujud dan memohon semoga semua menjadi hikmah yang membawa
kebahagiaan yang terindah

karena semua akan indah pada waktunya...

***Mutia***